Anwar di bawah polisi selidiki daftar pendukung, sodomi, SE Asia News & Top Stories

Anwar di bawah polisi selidiki daftar pendukung, sodomi, SE Asia News & Top Stories


Polisi Malaysia sedang menyelidiki pemimpin oposisi Anwar Ibrahim atas perannya dalam enam kasus, termasuk peredaran daftar Anggota Parlemen yang diklaim mendukung upayanya menjadi perdana menteri.

Dalam sebuah pernyataan kemarin, direktur Departemen Investigasi Kriminal Federal Huzir Mohamed mengatakan bahwa polisi mencatat pernyataan dari Datuk Seri Anwar Jumat lalu.

Mantan wakil perdana menteri sedang diselidiki karena mengganggu ketertiban umum terkait dengan daftar itu, antara lain.

Daftar tersebut konon mengidentifikasi 121 anggota parlemen yang mendukung upaya Anwar untuk membentuk mayoritas parlemen baru dan menjadi perdana menteri ketiga Malaysia tahun ini.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dan pemerintahan Perikatan Nasional (PN) memegang mayoritas dua kursi setelah memimpin pembelotan massal dari koalisi Pakatan Harapan untuk membentuk pemerintahan PN pada bulan Maret.

Beberapa anggota parlemen, yang namanya ada dalam daftar, telah mengajukan laporan polisi sambil menyangkal bahwa mereka mendukung Anwar.

“Sejauh ini, kami telah menerima 113 laporan polisi terkait masalah ini,” kata polisi.

Anwar juga sedang diselidiki atas komentar yang dia buat pada konferensi pers setelah audiensi dengan Raja Malaysia, Sultan Abdullah Ahmad Shah, Selasa lalu.

Penyelidikan terpisah lainnya adalah untuk sodomi, pelanggaran yang telah dijatuhi hukuman dua kali oleh Anwar sebelumnya. Polisi tidak menyebut soal investigasi sodomi itu.

Audiensi Anwar dengan Sultan Abdullah tidak segera membuatnya berhasil dalam upayanya menjadi perdana menteri, dengan Raja diharapkan untuk memverifikasi klaimnya dengan beberapa pemimpin partai setelah penguncian sebagian virus corona berakhir akhir bulan ini.

Mr Anwar Jumat lalu mengatakan bahwa dia menolak untuk membocorkan daftar sebenarnya dari pendukungnya ke polisi, karena masalah itu antara dia dan Raja.

Istana Kerajaan Selasa lalu mengatakan bahwa meskipun Anwar memberikan jumlah anggota parlemen yang konon mendukungnya, dia tidak mengungkapkan nama-nama anggota parlemen tersebut.


Dipublikasikan oleh : Keluaran Sidney

About the author