China menghantam media AS dengan aturan baru dalam pembalasan tit-for-tat, East Asia News & Top Stories

China menghantam media AS dengan aturan baru dalam pembalasan tit-for-tat, East Asia News & Top Stories


BEIJING (AFP) – China memperketat aturan di sejumlah media AS pada Senin (26 Oktober), dalam sebuah langkah yang dikatakan “perlu dan timbal balik” setelah jurnalis China di Amerika terkena pembatasan pekan lalu.

Dua ekonomi terbesar dunia, yang memperdebatkan masalah dari perdagangan dan teknologi hingga hak asasi manusia, telah membatasi visa untuk wartawan satu sama lain, sementara China telah mengusir wartawan.

Setelah AS mengumumkan beberapa media China lagi sebagai “misi asing”, Beijing pada Senin malam menuntut enam kelompok media AS untuk melapor kepada pemerintah tentang kepegawaian, keuangan dan real estate mereka.

Mereka termasuk LA Times, Newsweek dan American Broadcasting Corporation.

Juru bicara kementerian luar negeri Zhao Lijian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa persyaratan itu “pertahanan diri yang sah dan dibenarkan dalam segala hal”.

“Apa yang telah dilakukan Amerika Serikat secara eksklusif menargetkan organisasi media China yang didorong oleh mentalitas dan dasar ideologis Perang Dingin,” tambah Zhao.

Langkah tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian tindakan balas dendam antara Beijing dan Washington.

Minggu lalu AS menunjuk enam organisasi media China lagi sebagai saluran propaganda yang menanggapi negara.

Itu adalah putaran ketiga penunjukan gerai China di AS sebagai misi luar negeri, yang mengharuskan mereka melaporkan perincian tentang staf yang berbasis di AS dan transaksi real estat ke Departemen Luar Negeri.

Departemen sebelumnya memberlakukan aturan pada sembilan outlet termasuk kantor berita resmi Xinhua dan China Global Television Network.

China mengecam peraturan tersebut dan membalas dengan mengusir warga AS yang bekerja untuk organisasi berita besar, termasuk The New York Times, The Washington Post, dan The Wall Street Journal.

Pada Mei, AS mempersingkat visa untuk jurnalis China di AS menjadi 90 hari, dan bulan lalu Klub Koresponden Asing China mengatakan Beijing tidak lagi memperbarui kredensial pers untuk karyawan media AS di negara itu.


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author