Gadis yang terluka dalam kecelakaan di Woodlands bangun setelah 11 hari dalam keadaan koma, Berita Singapura & Cerita Teratas

Gadis yang terluka dalam kecelakaan di Woodlands bangun setelah 11 hari dalam keadaan koma, Berita Singapura & Cerita Teratas


SINGAPURA (KERTAS BARU) – Seorang gadis berusia delapan tahun yang terlempar keluar dari sebuah van dalam kecelakaan di jalan raya di Woodlands bulan lalu terbangun pada Selasa (3 November) setelah 11 hari dalam keadaan koma.

Ayahnya, Mr Eric Tan, 45, mengatakan kepada The New Paper pada Selasa malam bahwa Lovelynn sadar kembali sekitar jam 4 sore.

“Dia belum bisa bicara atau merespon. Dia baru bangun tidur dan hanya bisa menggerakkan bagian kiri tubuhnya,” ujarnya dalam bahasa Mandarin.

Sebelumnya pada hari itu sekitar pukul 7.30 pagi, Tan telah memposting update di media sosial tentang kondisi putrinya.

Dia mengatakan pembengkakan di otaknya telah berkurang dan gumpalan darah perlahan-lahan menghilang.

Namun mobilitas di sisi kanan tubuhnya akan terpengaruh, dan diperkirakan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih.

“Dia akan diminta tinggal di ICU (unit perawatan intensif) untuk observasi lebih lanjut,” tulisnya.

Lovelynn dirawat di Rumah Sakit Wanita dan Anak KK, tempat Tuan Tan dan istrinya berjaga-jaga.

Dia adalah satu dari empat orang yang terluka dalam kecelakaan yang melibatkan van yang dikemudikan oleh pamannya dan mobil Audi merah di Woodlands Avenue 12 tepat setelah jam 8 malam pada tanggal 23 Oktober.

Dia mengalami cedera kepala, kedua kakinya patah dan membutuhkan operasi darurat.

Juga di dalam van adalah saudara perempuannya Lovelle, enam, dan dua sepupu – seorang wanita, 23, dan seorang pria, 27, yang membutuhkan operasi untuk limpa yang pecah.

Seorang penumpang pria berusia 32 tahun di Audi juga dibawa ke rumah sakit.

Lovelle tidak terluka dan telah tinggal bersama bibinya. Kakak ipar Tan, 56, ditangkap karena mengemudi berbahaya yang menyebabkan luka.

Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.


Dipublikasikan oleh : Togel Singapore

About the author