Garuda memberhentikan 700 pekerja untuk tetap bertahan, Companies & Markets News & Top Stories

Garuda memberhentikan 700 pekerja untuk tetap bertahan, Companies & Markets News & Top Stories


JAKARTA (REUTERS) – Maskapai nasional Garuda Indonesia akan mulai mengakhiri kontrak dengan 700 pekerja bulan depan, dipaksa untuk memotong biaya akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, kata kepala eksekutifnya, Selasa (27 Oktober).

Para pekerja, yang mewakili hampir sepersepuluh tenaga kerja maskapai, termasuk di antara sekitar 800 yang cuti tidak dibayar sejak Mei karena permintaan untuk perjalanan udara anjlok, terkena pembatasan global untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

“Kami harus mengambil keputusan sulit ini di tengah situasi yang masih penuh ketidakpastian,” kata kepala eksekutif Irfan Setiaputra dalam sebuah pernyataan.

“Pandemi ini menimbulkan dampak jangka panjang, di luar ekspektasi kami, terhadap kinerja perusahaan yang hingga saat ini belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.”

Garuda mempekerjakan 7.878 orang hingga akhir Desember 2019, termasuk karyawan sementara, menurut arsip bursa. Pada akhir Agustus jumlah itu turun menjadi 7.341.

Antara Januari dan Agustus tahun ini, Garuda telah memberhentikan 146 staf dan hampir 6.000 pekerja menghadapi penyesuaian gaji atau beban kerja, menurut dokumen tersebut.

Untuk membantu mempertahankannya, Garuda berencana menerbitkan obligasi konversi hingga maksimum US $ 581 juta (S $ 790 juta) untuk dijual ke kementerian keuangan Indonesia untuk mendapatkan dana segar.

Virus corona menyebabkan penurunan 57 persen dalam jumlah penumpang udara domestik dari Januari hingga Agustus, kata biro statistik Indonesia, sementara pelancong udara internasional turun hingga 72 persen.

Garuda membukukan rugi bersih US $ 728,2 juta dalam enam bulan pertama tahun ini, turun dari laba US $ 78,68 juta di tahun sebelumnya.


Dipublikasikan oleh : https://totohk.co/

About the author