Jerman tidak percaya raja Thailand telah melanggar larangan bisnis negara, SE Asia News & Top Stories

Jerman tidak percaya raja Thailand telah melanggar larangan bisnis negara, SE Asia News & Top Stories


BERLIN (REUTERS) – Jerman tidak percaya bahwa raja Thailand sejauh ini telah melanggar larangannya melakukan politik saat tinggal di sana, kata sumber parlemen pada Rabu (28 Oktober), setelah anggota parlemen diberi pengarahan oleh pemerintah.

Pengunjuk rasa Thailand meminta Jerman pada hari Senin untuk melihat apakah Raja Maha Vajiralongkorn, 68, telah menjalankan bisnis negara, seperti penandatanganan perintah kerajaan dan tindakan pengeluaran tahunan saat dia berada di tanah Jerman.

Jerman mengatakan tidak dapat diterima bagi raja untuk melakukan politik di sana dan Menteri Luar Negeri Heiko Maas mengatakan kekuatan Eropa terus memeriksa perilakunya selama tinggal di Bavaria.

Menyusul pertemuan komite urusan luar negeri Bundestag, sumber tersebut mengatakan pemerintah telah memberi tahu anggota parlemen bahwa mereka yakin raja diizinkan untuk membuat keputusan sesekali, selama dia tidak terus-menerus melakukan bisnis dari tanah Jerman.

“Pemerintah Jerman berpandangan bahwa belum ada pendapat bahwa raja Thailand terus menjalankan bisnis,” kata sumber itu.

Ketika ditanya tentang status raja, pemerintah mengatakan kepada komite bahwa dia memiliki visa yang memungkinkan dia untuk tinggal di Jerman selama beberapa tahun sebagai orang pribadi dan juga menikmati kekebalan diplomatik sebagai kepala negara.

Krisis politik Thailand telah menjadikan kehadiran raja sebagai tantangan bagi Jerman, tetapi mencabut visa kepala negara yang berkunjung dapat menyebabkan insiden diplomatik besar.

“Sangat jelas bahwa banyak yang menganggap apa yang dilakukan raja Thailand sangat bermasalah, tetapi pemerintah mengatakan itu belum menjadi masalah bisnis pemerintah yang berkelanjutan,” kata sumber itu.


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author