Pemimpin Angkatan Laut AS bertemu Menteri Pertahanan S'pore selama kunjungan 2 hari di sini, Berita Singapura & Cerita Teratas

Mastercard, MatchMove, Idemia untuk menjadi pilot kartu biometrik sidik jari di Asia, Berita Perbankan & Cerita Teratas


Memasukkan nomor identifikasi pribadi (PIN) atau menandatangani tagihan kartu kredit mungkin akan ketinggalan jaman jika konsumen menggunakan kartu biometrik yang menggunakan otorisasi sidik jari.

Mastercard telah bermitra dengan firma identitas tambahan Idemia dan fintech MatchMove yang berbasis di Singapura untuk menguji coba kartu ini di Asia.

Kartu F.Code Easy akan membuat transaksi lebih nyaman dan aman, dan mengurangi titik kontak di tempat umum, kata perusahaan itu pada Rabu. Kredensial biometrik disimpan pada chip di kartu, dan bukan database pusat, untuk meningkatkan privasi dan keamanan.

Kartu bebas baterai memanen energi dari terminal pembayaran untuk memberi daya pada sensor sidik jarinya dan disertifikasi ISO oleh Mastercard untuk keamanan dan kepatuhan. Ini dikembangkan oleh Idemia sejalan dengan spesifikasi Mastercard.

Startup pembayaran digital MatchMove akan mengeluarkan 200 hingga 500 kartu biometrik kepada karyawan Mastercard, Idemia, dan MatchMove pada kuartal keempat tahun ini. Mereka akan menggunakan kartu tersebut untuk transaksi dan demonstrasi langsung selama uji coba.

MatchMove mengatakan kepada The Straits Times bahwa mereka menargetkan pengambilan 2.000 hingga 3.000 kartu F. Code Easy di Singapura tahun depan. Perusahaan tersebut adalah bagian dari konsorsium yang telah mengajukan permohonan lisensi bank penuh digital kepada Monetary Authority of Singapore.

Mastercard mengatakan bahwa uji coba akan melibatkan kartu prabayar, tetapi F.Code Easy dapat digunakan untuk program kredit, debit, atau prabayar apa pun.

Kartu biometrik juga dapat digunakan di ATM di luar Singapura. Kartu tersebut dapat digunakan di semua terminal tempat penjualan yang menerima kartu bermerek Mastercard. Seorang juru bicara Mastercard berkata: “Untuk pedagang, tidak ada perubahan perangkat keras yang diperlukan dan infrastruktur terminal POS tidak memerlukan modifikasi atau peningkatan.”

Pemegang kartu menerima kartu mereka bersama dengan perangkat pendaftaran yang dioperasikan dengan baterai, yang dengan aman dan nyaman menyimpan templat sidik jari mereka di kartu. Setelah ini selesai, kartu tersebut diaktifkan secara biometrik.

Saat berbelanja dan membayar di toko, pemegang kartu cukup mengetuk atau memasukkan kartu di terminal pembayaran pengecer sambil meletakkan jari pada sensor yang disematkan. Sidik jari diverifikasi terhadap templat sidik jari yang disimpan pada kartu dan jika biometriknya cocok, pemegang kartu dapat berhasil diautentikasi dan transaksi disetujui.


Dipublikasikan oleh : https://totohk.co/

About the author