Trump tidak mengakui kesepakatan bantuan virus korona sebelum pemilu 3 November, United States News & Top Stories

Trump tidak mengakui kesepakatan bantuan virus korona sebelum pemilu 3 November, United States News & Top Stories


WASHINGTON (REUTERS) – Presiden AS Donald Trump mengakui pada Selasa (27 Oktober) bahwa kesepakatan bantuan ekonomi virus corona kemungkinan akan datang setelah pemilihan 3 November, dengan Gedung Putih tidak dapat menjembatani perbedaan dengan sesama Partai Republik di Senat AS serta kongres. Demokrat.

“Setelah pemilihan, kami akan mendapatkan paket stimulus terbaik yang pernah Anda lihat,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sebelum berangkat dalam perjalanan kampanye.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Trump dan Nancy Pelosi telah saling menyalahkan atas kebuntuan atas paket stimulus besar lainnya senilai sekitar US $ 2 triliun untuk membantu orang Amerika mengatasi pandemi.

“Kami akan selalu membicarakannya karena rakyat kami harus mendapatkannya, stimulus, tetapi Nancy Pelosi hanya tertarik untuk menyelamatkan kota-kota dan negara bagian Demokrat yang dikelola dengan buruk dan penuh kejahatan,” kata Trump.

Pelosi, Demokrat terpilih teratas, memimpin DPR untuk mengesahkan tagihan bantuan virus corona senilai US $ 3 triliun pada Mei, tetapi Partai Republik yang mengendalikan Senat AS menolak keras tagihan besar lainnya. Mereka mendorong tindakan yang jauh lebih kecil dengan menargetkan beberapa area untuk bantuan.

Gedung Putih mengatakan bantuan kepada pemerintah negara bagian dan lokal telah menjadi poin penting dalam pembicaraan, sementara Demokrat juga menyebut kurangnya rencana pengujian virus korona nasional.

“Dalam semua undang-undang kami, kami telah menekankan pentingnya pengujian, tetapi pemerintah tidak pernah menindaklanjuti,” tulis Pelosi dalam sebuah surat kepada anggota parlemen pada hari Senin.

“Penyerahan terus-menerus Partai Republik terhadap virus – terutama di tengah gelombang kasus baru-baru ini – adalah penyimpangan resmi.”

Infeksi melonjak lagi di Amerika Serikat dan 36 dari 50 negara bagian telah mengalami peningkatan setidaknya selama dua minggu berturut-turut, menurut analisis Reuters. Kematian akibat penyakit pernapasan juga meningkat lebih dari dua kali lipat di tujuh negara bagian.

Pada hari Senin, juru bicara Pelosi mengatakan dia berharap kesepakatan bisa dicapai sebelum pemilihan.

Tetapi Gedung Putih pada Selasa pagi mulai mengurangi ekspektasi untuk paket besar yang akan disepakati oleh pemilihan presiden dan kongres Selasa depan.

“Peluangnya kecil,” kata juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany di Fox Business Network.


Dipublikasikan oleh : https://singaporeprize.co/

About the author